Baru-baru ini fandom Detective Conan dihebohkan oleh sebuah postingan di X atau twitter karena postingan tersebut diduga menggunakan ilustrasi AI. Postingan itu dibuat oleh akun fandom Conan itu sendiri postingan itu sendiri sebenarnya cukup positif yaitu mengumumkan bahwa ada kafe yang dibuka dengan tema Detective Conan. Namun, semua berubah ketika beberapa fans memergoki illustrasi yang digunakan dalam undangan tersebut menggunakan AI.
Beberapa fans sebenarnya cukup antusias menyambut ini, namun kecewa dengan illustrasi yang digunakan. Para fansnya mengungkapkan rasa kecewa dan mengharapkan mereka menggunakan atau setidaknya mengkomis seorang artist, yang dimana sebenarnya banyak artist digital di Indonesia dan untuk sebuah kafe, tidak terlalu dalam untuk merogoh kantong.
Akun tersebut tak lama mengklarifikasi atas kegaduhan ini, mereka meminta maaf atas kekecewaan yang ditimbulkan, dan kegaduhan yang terjadi atas kejadian ini. Mereka menyampaikan juga mereka sangat menghormati para digital artist serta cukup memperhatikan atas penggunaan AI sebagai generative art.
Postingan diatas ditujukan kepada para penggemar atau sesama fans Conan, bahkan digital artist. Postingan tersebut juga merupakan kutipan dari klarifikasi sang artist yang mengaku membuat illustrasi yang digunakan pada postingan pertama. Namun, klarifikasi ini bahkan klarifikasi dari illustratornya sendiri masih dibilang meragukan dari beberapa digital artist lainnya, bahkan akun akun yang juga bisa dibilang mengerti hasil dari generative art AI ikut meragukan hal ini.
Sampai saat ini ditulis, belum ada kelanjutan dari kejadian ini, ada yang meragukan bahwa illustrator yang mengklarifikasi adalah akun bodong, karena kredibilitas dari portofolio sebagai seorang digital artist masih dibilang cukup minim. Apakah pihak fandom tersebut akan membuat klarifikasi lagi, atau bagaimana saya juga tidak tahu.
Segitu aja ges, entah ini masih akan berlanjut atau ngga, dari pihak fandomnya sendiri sih udah klarifikasi dan minta maaf, tapi ya....
Comments
Post a Comment