Belakangan lagi rame permasalahan penggunaan AI di dalam video game. Sebenernya masalahnya simpel, tapi sama beberapa orang di internet, apalagi yang benci sama AI itu dibesar-besarkan. Masalah ini bermula semenjak kemenangan Clair Obscur: Expedition 33 menang Game of the year. Orang yang ga suka sama game itu, karena menang banyak di the game awards nyari-nyari celah buat ngejatuhin gamenya. Awalnya mereka cuma nghujat soal ngecompare sama game lain aja, tapi beberapa hari belakangan muncul masalah baru, yaitu penggunaan AI. Ini bermula ketika developer Larian mengumumkan kalau mereka menggunakan generative AI di dalam gamenya nanti. Dan diikuti oleh developer dari Clair Obscur juga mengumumkan mereka juga menggunakan AI tapi hanya dalam porsi kecil. Dan ini menjadi perbincangan besar netizen di twitter/x. Melihat celah itu, para pembenci game Clair Obscur berbondong-bondong mengungkit masalah ini, seolah-olah game ini sepenuhnya menggunakan AI. Tapi, yang lucu adalah ternyata mereka ...
Blog nyantai, asik tapi serius (Don't forget to check about me)